Thursday, June 14, 2007

Existence

ketika para filsuf barat banyak mencari tahu tentang eksistensi manusia melalu perjalanan akalnya, seperti Decrates dengan Cogito Ergo Sum, dan Marx, dengan teory productive Forces yang menganggap kehidupan sosial yang menentukan eksistensi seseorang (afwan klo salah..pak filsuf..he..he) kita Islam sangat jelas dalam pengakuan atau tauhid tertinggi "syahadat""Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah", dari kesaksian ini harus nya kita menyadari eksistensi kita, mengakui Sang pencipta, dan kita adalah ciptaan..bagaimanapun sang pencipta lah yang paling berhak atas ciptaannya, dan ciptaan (creatures) itu sendiri hanyalah seorang hamba, yang seharus nya menyadari esensi dirinya..

aku hanyalah creature dari Sang yang punya Aku.., apa yang aku punya hanya lah ijin dari Sang yang punya aku.. seharusnya apa yang aku kerjakan harus mendapat ijin dari Sang yang punya Aku.."aku bersaksi bahwa Muhammad utusan Allah", adalah esensi dari pengakuan dari sebuah tuntunan..melalui Muhammad SAW yang kepadanya di wahyukan Al-Quran, Allah atau Sang yang punya Aku merefleksikan diri-Nya, keinginan-Nya, petunjuk-Nya, analoginya kalau kita membeli robot pasti kita harus dapat petunjuk pemakaian yang di rilis oleh sang pembuat nya..nah, di sini lah seharusnya kita menemukan esensi kemanusiaan kita..yang meliputi tugas2 kita, kewajiban2 kita, kelemahan2 kita, atau kelebihan2 kita..semua di jelas kan dengan lengkap..the problem Is..sudah kah kita umat Islam menemukan identitas kita sebagai umat islam untuk menemukan esensi tersebut??

banyak sekali yang mengaku islam tapi sebenarnya belum menemukan identitas dirinya sebagai umat islam, sehingga segala tindakan nya pun jauh dari nilai Islam.
dan banyak juga yang sadar akan identitas nya tapi malu mengakui nya dan lebih tertarik dengan topeng jahiliah nya..
jawaban nya ada pada diri kita sendiri2 sejauh mana komitmen dan pemahaman kita akan syahadat (pengakuan) yang telah kita ikrar kan?

sejauh mana kita menyadari tanggung jawab kita pada Sang yang punya Aku tadi...
mudah2an kita tidak akan segan untuk melepas kan topeng kita dan merefleksikan diri kita sesuai dengan Identitas keislaman kita Coz Islam Is The Best, so tell the World that We are Muslim who will lead the world to the Peaceful World.

Wassalam,

No comments: